Daisypath -

Monday, November 14







Dalam satu pertemuan antara Asma bt Yazid al-Ansoriyyah dengan Rasulullah saw, beliau berkata: “ Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku adalah utusan bagi seluruh wanita muslimah di belakangku, seluruhnya mengatakan sebagaimana yang aku katakan dan seluruhnya berpendapat sesuai dengan pendapatku. Sesungguhnya Allah Taala mengutusmu bagi seluruh lelaki dan wanita, kemudian kami beriman kepadamu dan membai’atmu. Adapun kami para wanita terkurung dan terbatas gerak langkah kami. Kami adalah penjaga rumah tangga kaum lelaki, dan kami adalah tempat memenuhi syahwat mereka, kamilah yang mengandung anak-anak mereka, akan tetapi kaum lelaki mendapat keutamaan melebihi kami dengan solat jumaat, menghantar jenazah dan berjihad. Apabila mereka keluar berjihad, kamilah yang menjaga harta mereka, yang mendidik anak-anak mereka, maka apakah kami juga mendapat pahala sebagaimana yang mereka dapat dengan amalan mereka?”

Mendengarkan pertanyaan tersebut, Rasulullah saw menoleh kepada para sahabat dan bersabda: “Pernahkah kalian mendengar pertanyaan seorang wanita tentang Deen yang lebih baik dari apa yang dia tanyakan?”

Para sahabat menjawab, “Benar, kami belum pernah mendengarnya ya Rasulullah !,”

Kemudian Rasulullah saw bersabda: “Kembalilah wahai Asma’ dan beritahukanlah kepada para wanita yang berada di belakangmu bahawa perlakuan baik salah seorang diantara mereka kepada suaminya, patuh terhadap apa ang disuruhnya selagi tidak melanggar syara’, itu semua setimpal dengan seluruh amal yang kamu sebutkan yang dikerjakan oleh kaum lelaki.”






Tetapkan prinsipmu duhai serikandi penggerak ummah, ujian dan cabaran tidak akan berhenti menyinggah. Ia sebenarnya semakin mematangkan diri dalam menghadapi kehidupan yang semakin menduga iman, akal dan hati. Koreksilah diri sendiri sebaiknya...

No comments:

Post a Comment