Daisypath -

Tuesday, February 21

alhamdulillah..syukurlillah



Alhamdulillah segala puji-pujian hanya padaNYA....alhamdulillah, dah tiga hari berada di utm di sem baru..sem 6...alhamdulillah untuk semuanya....
Subhanallah, sungguh cantik susun aturNYA...tidak terungkap dengan kata-kata..hanya kalimat alhamdulillah mampu diucapkan berulang-ulang kali...
fadhilat alhamdulillah..

Walau ia hanya satu patah perkataan, hanya satu ucapan tetapi ia melingkupi antara langit dan bumi..bahkan semesta ini tidak terkira kebaikan bila mengungkapkannya...Allahu Rabbi...

Alhamdulillahwalaillahaillah Allahu Akhbar...

Adakah hanya menyebutnya ketika senang...

Sudah semestinya....janganlah kamu dianggap hambanya bakhil, sudah diberi kenikmatan tidak mengsyukurinya...

Namun kita mudah lupa...apabila ditimpa kesusahan serta perkara-perkara yang tidak diingini berlaku, kita acapkali menyalahkan takdir....hindarilah, mungkin tidak sedar akan kata-kata kita....tetapi usah risau...Allah Maha Pengampun...Allah Maha Penyayang..Allah Maha Segala-galanya...beristighfarlah...

Bahkan, kita disarankan jika mendapat sesuatu yang tidak diingini, ucaplah syukur..alhamdulillah...kerna serta merta kita akan merasakan kenikmatan berhusnuzon padaNya....segalanya yang berlaku ada hikmah disebaliknya...

alhamdulillah...ucapkanlah..lakukan ia dalam kehidupan....insyaallah , Allah s.w.t akan mengcukupkan apa-apa untuk kita..insyaallah


Ujian semata-mata untuk menguji keimanan hambaNya


Sabda Baginda SAW: “Sesiapa yang menghadapi masalah ini (dosa lampau), maka hendaklah memohon supaya ditutup oleh Allah SWT.” (Hadis riwayat Malik dan Hakim)

Sabda Baginda SAW lagi: “Setiap anak Adam akan melakukan kesalahan dan sebaik-baik mereka ialah yang bertaubat.”

“Kerana sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”(Surah al-Insyirah: 5-6)


Seperti mana yang ALLAH telah jelaskan pada ayat-ayat tersebut, walau apapun kesukaran yang dihadapi atau bagaimana ia diatasi, ALLAH menyediakan jalan keluar dan memberikan berita gembira buat hamba-hambaNYA yang beriman. Sesungguhnya, setiap hambaNYA akan dapat menyaksikan bahawa ALLAH sentiasa mengurniakan kemudahan pada kesulitan yang dialami selagi mana hambaNYA itu kekal sabar. Dalam firmanNYA yang lain, ALLAH memberikan khabar gembira berupa petunjuk dan rahmat buat para hamba yang sentiasa takut dan mengharap padaNYA.

...Barangsiapa yang bertaqwa kepada ALLAH nescaya DIA akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada ALLAH nescaya ALLAH akan mencukupkan (keperluannya).” (Surah a-Talaq: 2-3)


ALLAH tidak akan membebankan seseorang melebihi kadar kemampuannya.

ALLAH Yang Maha Pemurah, Pengasih lagi Maha Adil menyediakan jalan keluar pada setiap kesukaran dan menguji manusia dalam lingkungan kemampuan mereka. Cara pengabadian seorang hamba kepada ALLAH, kepayahan yang diberi untuk menguji manusia, tanggungjawab yang perlu dipikul oleh seseorang, semuanya adalah pada kadar kemampuan individu itu. Inilah berita gembira buat manusia yang bertaqwa dan ia dijelmakan pada sifatNYA Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. ALLAH menyatakan rahsia ini di dalam firmanNYA:

“Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat hingga sampai ia dewasa. Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekadar kesanggupannya. Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil walaupun dia adalah kerabatmu, dan penuhilah janji ALLAH. Yang demikian itu diperintahkan ALLAH kepadamu agar kamu ingat.” (Surah al-An’aam: 152)

“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal soleh, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekadar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni syurga; mereka kekal di dalamnya.” (Surah al-A’raf: 42)

“Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka tidak dianiaya.” (Surah al-Mukminun: 62)



preparing the tazkirah...




No comments:

Post a Comment